Breaking News

Calon Kades Batu Polman, Andi Alfian Baso Bakal Maju. Sementara Kaco Pute maju di Sugihwaras.

Polman, Kompak Nusantara.com - 
Salah seorang tokoh pemuda Andi Alfian Baso Ilham yang dikenal putra Arruang Batu, Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar tampaknya bakal maju dalam kompetisi Pemilihan Kepala Desa Batu Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.

       Andi Alfian Baso Ilham ketika hendak dikomfirmasi di Tapango, tampaknya tidak dirumahnya, wartawan media ini sempat ditemui Arruang Batu Kecamatan Tapango Kabupaten Polman, Andi Baso Ilham.

         Andi Baso Ilham saat ditemui membenarkan jika putranya bakal ikut maju sebagai salah satu calon Kepala Desa Batu, Desa yang bertetangga dengan Desa Palatta.
        Disisi lain Kondisi Pemerintahan Desa Wilayah pegunungan tampaknya cukup pas jika kawula muda diberi kepercayaan  meneruskan mengelola pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa bermukim di kawasan pegunungan didukung kondisi geografis berbukit-bukit, sehingga butuh semangat dan energi membangun yang tinggi.

       Andi Ilham mengakui periode sebelumnya Kepala Desa terkesan dijabat non putra daerah setempat mampu membangun Desa Batu, apalagi jika Kepala Desa putra daerah setempat dan berdomisili tidak jauh dari tempat tugasnya mungkin akan lebih optimal.

         Idealnya kedepan nuansa Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) saat dievakuasi khusus para calon Kepala Desa sebaiknya putra daerah setempat dan harus berdomisili di desa bersangkutan selamanya pasca terpilih dan dilantik agar warga yang ingin berkomunikasi butuh tatap muka bakal tak sulit menemukannya agar kesan ibarat ayam kehilangan induk tidak terjadi.
        Dilain sisi, Desa Sugihwaras Kecamatan Wonomulyo selama ini dijabat Warsito, dikenal Alumni STM Wonomulyo, cukup piawai dan sukses menata dan membangun desa Sugihwaras, namun salah seorang tokoh masyarakat yang dinilai cukup potensial untuk menata dan membangun Desa, Nurhayadi alias Kaco Pute tampaknya ikut tampil untuk bertarung dalam moment Pilkades tersebut.

        Priode Pilkades sebelumnya sesuai pemantauan media ini diantaranya oknum Desa Sapporraki, Desa Babba Tapua pasca terpilih dan dilantik diduga tidak berdomisili dan jarang menampakkan batang hidungnya didesa tersebut, sehingga bukan saja warga desa terkesan sulit bertemu dikantor Desa juga wartawan yang hendak mengkonfirmasi jika ada hal yang perlu dikonfirmasi.
       Semoga Panitia seleksi pemilihan kepala desa tingkat Kabupaten Polman berkenan memperhatikan pengalaman sebelumnya agar tidak lagi kembali kecolongan dalam moment Pilkades diikuti sekitar 77 desa bakal menggelar Pilkades agar penataan, pelayanan dan pembangunan desa kedepan lebih optimal.

       Selain faktor jika ada calon diduga tidak berdomisili di desa bersangkutan, ada hal cukup penting jadi pertimbangan sebelum meloloskan calon peserta incumbent untuk ikut Pilkades pada priode selanjutnya yaitu bila mana  ada catatan atau penyampaian dari warga bahwa incumbent periode sebelumnya tersebut diduga jarang masuk berkantor dan ditengarai banyak temuannya inspektorat Kabupaten Polman sebaiknya tidak diloloskan agar pemerintahan Desa semakin baik dan pelayanannya lebih maksimal (Amit).

0 Komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - KOMPAK NUSANTARA