Breaking News

Ratusan Massa AMPU Kembali Duduki DPRD Enrekang, Tagih Janji Soal Lahan PTPN XIV.


Enrekang, Kompak Nusantara.com --
Ratusan Massa AMPU Kembali Duduki DPRD Enrekan miSudah berulang kali petani yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Massenrempulu (AMPU) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kabupaten Enrekang. Namun hingga kini, persoalan yang mereka suarakan belum juga menemui kejelasan.

Hal itu kembali terlihat pada Senin, 19 Januari 2026, ketika ratusan massa AMPU kembali menduduki Kantor DPRD Kabupaten Enrekang.

Kedatangan mereka bertujuan menagih janji anggota DPRD Enrekang untuk memfasilitasi pertemuan dengan pemerintah pusat terkait status lahan yang selama ini dikelola oleh PTPN XIV, menyusul adanya surat penghentian aktivitas pengelolaan lahan oleh pihak perusahaan tersebut.

Dalam RDP tersebut, perwakilan AMPU menuntut kejelasan dan tindak lanjut konkret dari DPRD Enrekang. Mereka menilai lahan tersebut telah lama menjadi sumber penghidupan masyarakat, sehingga penghentian aktivitas pengelolaan sangat merugikan petani.

Namun, usai RDP selesai dilaksanakan, situasi di halaman Kantor DPRD Enrekang sempat memanas. Salah satu massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Massenrempulu (AMPU) diduga bertindak anarkis dengan menendang pintu depan Kantor DPRD Enrekang hingga pecah.

Aparat kepolisian yang melakukan pengamanan langsung bertindak tegas dengan menjemput oknum massa yang diduga melakukan aksi anarkis tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban hukum. Polisi menegaskan bahwa penyampaian aspirasi di muka umum dilindungi undang-undang, namun tindakan perusakan fasilitas negara tidak dapat dibenarkan.

Pasca kejadian tersebut, situasi di sekitar Kantor DPRD Enrekang kembali kondusif. Massa aksi membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawasan aparat keamanan, sementara penanganan kasus perusakan diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. / Hafid

0 Komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - KOMPAK NUSANTARA