BONE, KOMPAK NUSANTARA.COM – Keretakan Anggota DPRD dan Sekwan Awal mulanya terjadi saat Kunker di Jakarta beberapa hari yang lalu, menurut anggota DPRD Bone dari Fraksi berlambang pohon beringin mengatakan hanya persoalan biasa namun menjadi besar karena masing masing memiliki ego," tutur anggota Legislatif yang dinilai vokal.
Lanjut dikatakan anggota DPRD Bone bahwa kedua orang ini memiliki karakter yang kuat sehingga tidak ada kecocokan, " anggota DPRD Hj.Adriani Alimuddin Page, SE menegur ibu Sekwan untuk melayani dengan baik anggota DPRD saat kunker dan jangan berlagak dan berpenampilan sebagai anggota DPRD namun Hj.Faidah tidak terima teguran itu sehingga terjadi konflik berkepanjangan, " ungkap legislator dari fraksi Golkar.
Kontroversi ini berlanjut ke Bone dan semakin memanas karena massa dari masyarakat Kecamatan Amali mendatangi kantor DPRD Bone meminta Hj. Faidah, S.STP, M.Si Mantan Camat Barebbo yang sekarang menjadi Sekwan DPRD Bone meminta mundur dari jabatannya karena melecehkan, merendahkan harkat dan martabat seorang tokoh yang sangat berpengaruh di Bone Barat khususnya di Kecamatan Amali.
Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, SH angkat bicara mengatakan desakan ini bukan cuma dari Masyarakat Amali namun semua pimpinan fraksi fraksi Dewan serta pimpinan AKD telah menyetujui pemberhentian Sekwan.
Jurnalis : ( Suspi )

0 Komentar