SINJAI, kompak-nusantara.com-
Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga dan menciptakan rumah tangga yang harmonis KUA Kecamatan Sinjai Borong, Sulawesi Selatan, memberikan pembinaan kepada masyarakat Desa Bonto Tengnga, tentang Kiat Membangun Keluarga Sakinah, melalui program The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat).
Kegiatan ini mengangkat tema “Kiat-Kiat Menuju SAMAWA” sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan keluarga di masyarakat. “Keluarga sakinah lahir dari hati yang saling memahami, saling menguatka dan menjadikan iman sebagai pondasi utama dalam menjalani kehidupan rumah tangga,” ujar Penyuluh Agama Islam Desa Bonto Tengnga, Asri sebagai nara sumber, yang bertempat di Masjid Hayatul Islam Dusun Tajjuru, Kamis (12/3/2026).
Dalam pemaparannya, Asri menjelaskan bahwa keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah tidak terbentuk secara instan, melaingkan keharmonisan rumah tangga membutuhkan komitmen, kesabaran, serta komunikasi yang baik antara suami dan istri.
Ia mengatakan, terdapat sejumlah kiat penting dalam membangun keluarga Samawa, di antaranya menjaga komunikasi yang terbuka, saling menghargai dan memahami peran masing masing dalam rumah tangga, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menyelesaikan setiap persoalan keluarga.
Kapala Desa Bonto Tengnga, Bahtiar. SE, mengapresiasi kegiatan tersebut yang laksanakan KUA Kecamatan Sinjai Borong yang telah memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat Desa Bonto Tengnga.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai unit terkecil masyarakat, keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah adalah fondasi masyarakat yang kuat. Pembinaan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pasangan suami.
Kepala Desa Bonto Tengnga, berterima kasih kepada KUA Sinjai Borong yang telah melaksanakan kegiatan ini, dengan adanya kegiatan ini masyarakat warga dapat memahami manajemen diri dan pasangan serta komunikasi yang efektif dalam dinamika keluarga,” ujar Bahtiar. Kepala Desa Bonto Tengnga. (Bakhtiar).

0 Komentar