Ticker

6/recent/ticker-posts

Baznas Enrekang menyalurksn bantuan suami istri hidup keterbatas.




ENREKANG, Kompak Nusantara.com - Pasangan suami istri, Jamaluddin dan Sanirah hidup berdua dalam keadaan penuh keterbatasan. Sang istri mengalami lumpuh total akibat stroke sejak lima tahun lalu, dan dirawat oleh suaminya.

Lebih memprihatinkan lagi karena mereka berdua tidak punya tempat tinggal, hanya diizinkan menumpang di bawah kolong rumah panggung milik  kerabatnya. Ukuran tempat tinggalnya hanya sekitar 4 x 3 meter persegi, dengan dinding terpal apa adanya, bahkan  tidak memiliki pintu, hanya ditutup dengan kain sebagai gorden.

Malalui Kepala Kepala Desa, Koordinator Unit Pengumpul Zakat serta Kepala Dusun yang mengajukan permohonan ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Enrekang sehingga kedua pasangan suami istri tersebut dinyatakan layak mendapat bantuan.

Bantuan diserahkan langsung di depan tempat tinggal Bapak Jamaluddin dan Ibu Sanirah yang berlokasi di Dusun Kalidong Desa Tallu Bamba Kecamatan Enrekang. Besar bantuan adalah 10 juta rupiah yang disaksikan langsung bersama kepala desa, kordes UPZ dan kepala dusun setempat, Senin (22/01/2024).

Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir yang datang menyerahkan bantuan menyampaikan bahwa dana dari BAZNAS tidak cukup untuk membangun rumah layak huni pada kedua mustahik tersebut.

"Karena itu kami harap agar pemerintah setempat bersama masyarakat bekerjama untuk membantu mendirikan rumah layak kepada  Bapak Jamaluddin dan Ibu Sanirah," kata Ilham Kadir.

Sementara itu, Pak Jamaluddin sangat berterima kasih karena mendapat perhatian dari pemerintah setempat dan BAZNAS Enrekang.

"Kami ucapkan terima kasih banyak, karena semua pihak perhatian sama saya, baik masyarakat setempat, pemerintah, dan lebih-lebih lagi dari BAZNAS Enrekang," tuturnya.
(*)

Posting Komentar

0 Komentar