Ticker

6/recent/ticker-posts

Hentikan Cara Sweeping Vaksin Di Jalan Banyak Masyarakat Yang Trauma.





WAJO, KOMPAK NUSANTARA ONLINE --Kordinator Aspirasi Masyarakat Bang Ical mendatangi  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terkait maraknya di Kecamatan memberhentikan kendaraan untuk di vaksin dan  menolak vaksin paksa di Kabupaten Wajo. Senin,04/07/2022

 Anggota DPRD Kabupaten Wajo, H.Anwar, MD di ruangan rapat mini lantai 1.menerima masyarakat dan kordinator Aspirasi Masyarakat  

Kordinator aspirasi masyarakat  Bang Ichal, mengungkapkan di hadapan anggota DPRD Wajo yang bertugas menerima aspirasi bahwa mereka tidak menolak vaksin karena itu memang kewajiban untuk membasmi virus corona tapi yang menjadi sorotan adalah pelaksanaan di lapangan  mereka  melakukan pemaksaan, baik dalam bentuk sweeping  ungkapnya

Kami mewakili masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, bahwa  banyaknya masyarakat yang trauma dengan adanya sweeping di jalan tanpa memperduli apakah orang punya penyakit bawaan.

 masyarakat  yang melewati sweeping vaksin di berhentikan yang  belum  tetap di vaksin paksa Tampa  memperduli  resiko yang di alami pengendara bermotor,

 Hampir semua kecamatan di Kabupaten Wajo di adakan sweepng vaksin apalagi kalau hari pasar  

Bang Ichal juga menambahkan  hentikanlah cara sweeping dan paksaan  kepada masyarakat dan bisa berdampak buruk , carilah  model vaksinasi yang bagus yang lebih humanis dengan pendekatan, Humanis dan berisi edukasi, karena banyak  masyarakat takut kalau mau divaksin, itu juga kesalahan pelaksana vaksinasi tidak menjelaskan dengan baik secara edukasi pentingnya vaksin untuk melindungi diri dari virus, terangnya

Penerima aspirasi, H.Anwar, bahwa dirinya merasa terpannggil untuk ikut menata cara vaksinasi dengan baik dan apa yang dilakukan oleh masyarakat menolak vaksinasi paksa sudah benar, tuturnya di hadapan aspirator

Anggota DPRD Wajo, yang menerima aspirasi akan menyuarakan dan  memperjuangkan akan kita tindaklanjuti dalam Rapat Dengar Pendapat ( RDP) dan kita undang semua yang terlibat dalam penanganan vaksin di lapangan. 

Pewarta: A.Hi 

Editor : Sri Indah Wahyuni 

(

Posting Komentar

0 Komentar