Kendari - Kompak Nusantara.Com-
Ribuan mahasiswa baru, mengikuti pengenalan kehidupan kampus di lapangan 2, 11/8/2026, disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Santiaji Bande, mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO.
Prof. Santiaji Bande menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada 8.818 mahasiswa baru yang berhasil lolos seleksi dan resmi menjadi bagian dari kampus hijau Bumi Tridharma tersebut.
Di katakan, “ mahasiswa pilihan dari 8.818 orang yang berdiri di lapangan hari ini adalah para pemenang yang berhasil masuk ke Universitas Halu Oleo.
Prof. Santiaji menekankan, tiga poin utama yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa UHO, yakni kemandirian intelektual, kepekaan sosial, serta integritas dan moral yang tinggi.
Selain memotivasi mahasiswa baru, pihak rektorat juga memberikan peringatan keras kepada seluruh mahasiswa, baik mahasiswa baru maupun senior, untuk menghindari segala bentuk kekerasan dan praktik pungutan liar (pungli).
“Hindari kekerasan, baik fisik maupun verbal. Kita tahu di media sosial banyak kasus mahasiswa dari kampus-kampus besar yang harus dikeluarkan hanya karena melakukan kekerasan verbal,”
Terkait potensi pungli, Prof. Santiaji menegaskan, panitia PKKMB tidak mewajibkan penggunaan atribut seperti topi capin bagi mahasiswa baru guna mengantisipasi indikasi penarikan biaya tak resmi. Ia melarang keras adanya pemungutan biaya di luar ketentuan resmi universitas.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan kampus, UHO telah menyiapkan saluran pengaduan resmi. Mahasiswa yang menemukan atau menjadi korban kekerasan maupun pungli diimbau untuk segera melapor.
“Jika ada tindakan kekerasan atau pungli, silakan lapor melalui aplikasi LAPOR dikanal resmi UHO. Kita juga memiliki Satgas Anti Kekerasan yang siap menangani laporan tersebut secara tuntas,”.
Menurut Prof Santiaji mengatakan, ada beberapa tujuan dari kegiatan PKKMB ini yakni :
Pertama, Adaptasi Kampus: Membantu mahasiswa mengenal lingkungan fisik kampus, fakultas, sistem akademik, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan budaya kampus agar tidak canggung di hari pertama kuliah.
Kedua, Pemahaman Aturan & Nilai: Memastikan mahasiswa memahami tata tertib, kode etik, sistem SKS, hak dan kewajiban, serta menanamkan nilai toleransi, nasionalisme, dan anti kekerasan.
Ketiga, Wawasan Akademik: Memberikan gambaran awal mengenai kurikulum, jajaran dosen, dan metode pembelajaran perguruan tinggi yang berbeda dengan jenjang SMA/SMK.
Keempat, Jaringan Sosial: Membangun support system sejak awal dengan mengenalkan mahasiswa kepada pimpinan universitas, fakultas, koordinator prodi, dosen, hingga teman sejawat lintas prodi dan kakak tingkat./Hafid

0 Komentar