Kendari, Kompak Nusantara.com --
Menandai dimulainya pemaparan Visi dan Misi serta program kerja 4 tahun kedepan, bakal calon Rektor UHO, di dahului sambutan Plt rektor UHO Prof, Khairul Munadi, Rapat senat khusus serta pembacaan dan penandatangan ikrar bakal calon rektor, pagi tadi di Laboratorium Mokodompit.
Secara umum, 10 kandidat mengusung tema besar peningkatan daya saing global, penguatan riset dan inovasi, transformasi digital, tata kelola perguruan tinggi yang baik, serta pengembangan potensi wilayah pesisir, kelautan, dan perdesaan sebagai identitas utama UHO.
Dr. Baru Sadarun, S.Pi., M.Si., mengusung visi “Menjadikan UHO sebagai Universitas Inovatif Berkelas Dunia yang Berakar pada Kearifan Lokal, Berdaya Saing Global, dan Menjadi Katalis Kemajuan Sulawesi Tenggara.”
Sementara itu, Prof. Dr. Edy Karno, S.Pd., M.Pd., menawarkan visi “Menjadi Universitas Kelas Dunia yang Unggul dalam Pengembangan Wilayah Pesisir, Kelautan, dan Perdesaan Berbasis Pendidikan Berkualitas, Inovasi Berkelanjutan, dan Berdampak pada Tahun 2030.”
Dr. H. Herman, S.H., L.L.M., mengusung visi menjadikan UHO sebagai perguruan tinggi kelas dunia yang inklusif, adaptif, unggul, berintegritas, dan berdampak bagi pengembangan wilayah pesisir, kelautan, kepulauan, dan perdesaan menuju Indonesia Emas 2045
Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si., mengusung konsep Socio-Techno University melalui visi mewujudkan UHO sebagai universitas unggul, inovatif, dan berdaya saing global yang menjadi penggerak pembangunan wilayah pesisir, kelautan, dan perdesaan.
Misi yang ditawarkan mencakup pendidikan berbasis socio-techno, riset inovatif, pengabdian berbasis solusi, kemitraan strategis, pelestarian kearifan lokal, tata kelola profesional, serta pembangunan lingkungan akademik yang berintegritas dan inklusif.
Adapun Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P., mengusung visi percepatan UHO menuju perguruan tinggi kelas dunia yang inklusif, adaptif, dan berdampak nyata bagi pembangunan wilayah pesisir, kelautan, dan perdesaan.
Fokus programnya meliputi pendidikan berbasis teknologi, penguatan riset internasional, peningkatan kualitas SDM, tata kelola digital, serta penguatan kemandirian institusi melalui kemitraan strategis.
Prof. Ma’ruf Kasim, S.Pi., M.Si., Ph.D., menawarkan visi membangun ekosistem kampus unggul melalui integrasi inovasi digital, reputasi global, serta tata kelola administrasi dan keuangan yang sehat.
Empat misi utamanya mencakup akselerasi transformasi digital, perluasan jejaring internasional, penguatan atmosfer akademik, dan tata kelola administrasi serta keuangan yang akuntabel.
Sementara itu, Dr. Muliddin, S.Si., M.Si., mengusung visi mendorong inovasi, mempercepat transformasi, dan memperluas kolaborasi guna mewujudkan UHO sebagai universitas berdaya saing global yang inklusif, adaptif, dan berdampak.
Prof. Dr. Ruslin, S.Pd., M.Si., mengangkat visi “Mewujudkan Karya Transformatif untuk Daya Saing Global.” Program yang ditawarkan meliputi peningkatan mutu pendidikan berstandar internasional, kolaborasi riset, kontribusi nyata hasil penelitian, optimalisasi SDM, penguatan pendapatan institusi, transformasi menuju PTN-BH, serta penciptaan atmosfer akademik yang unggul.
Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, M.Si., menawarkan visi menjadikan UHO sebagai pusat unggulan pendidikan, riset, dan inovasi berbasis kearifan serta sumber daya lokal yang berdaya saing global untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir, kelautan, dan perdesaan.
Sedangkan Prof. Dr. Yusuf Sabilu, M.Si., mengusung visi mewujudkan UHO yang berdaya saing global, unggul, kolaboratif, adaptif, berdampak, dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045../Hafid

0 Komentar