Breaking News

Ka UPTD SMP 3 Pammana: Andi Indar"MENGAKU MASIH PUNYA BANYAK KEKURANGAN"


       Wajo, Kompak Nusantara.com --Kesataraan gender agaknya sudah bukan lagi masalah dalam budaya, birokrasi pemerintahan atau pendidikan di Indonesia.
Buktinya, keberadaan sosok seorang wanita tampil dan dipercayakan mengemban amanah sebagai kepala UPTD SMP 3 Pammana, yang domisili gedungnya terbilang masih terpencil dari keramain, sekitar 9 km dari ibukota kecamatan Pammana.

Demikian sosok wanita yang bernama Andi Indar tersebut, meski baru sekitar 16 tahun sejak diangkatnya menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil - red), Andi Indar sudah dipercaya sebagai kepala UPTD di lingkup pendidikan di Bumi Lamaddukelleng dan eksistensinya tidak dapat dipandang sebelah mata.

Saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, wanita yang lahir 1977 ini, Andi Indar sedang sibuk menyelesaikan suatu tugas di ruang keranya, belum lama ini, Kamis, (25/6).
Kendati demikian, Andi Indar menyambut wartawan dengan senyum yang ramah dan mempersilahkan sang Jurnalis masuk di tempat kerjanya.
Ketika bincang-bincang berlangsung, diketahui kemudian, kalau Andi Indar mengaku masih memiliki banyak kekurangan dalam menjalankan tugasnya.
Oleh karena itu, beliau justru merasa senang jika bertemu dengan siapapun mitra kerja yang menemuinya.

"Saya masih punya banyak kekurangan sehingga perlu belajar di sekitar saya", katanya merendah

Menjawab pertanyaan wartawan terkait statusnya sebagai kepala UPTD, Andi Indar mengaku siap menjalankan tugas semaksimal mungkin dengan segala upaya memberikan pendidikan khususnya buat generasi-generasi di tingkat lanjutan pertama.

Bicara terkait pendidikan, maka sebenarnya  yang utama harus dilakukan adalah membentuk karakter seorang anak lebih baik sebelumnya.

"Jadi sesungguhnya, bertugas sebagai guru tidak hanya membuat anak didik bisa pintar, tetapi lebih dari itu, kita harus menjadikan anak tersebut punya karakter dan watak, kepribadian yang bermoral", kata Andi Indar yang mengaku baru punya cucu semata-wayang bernama Andi Aida Khair ul Kumera.

Ditanya terkait tenaga pengajar di sekolah yang dipimpinnya, Andi Indar mengaku masih kekurangan guru untuk bidang study Bahasa Daerah dan PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan - red). Meski demikian, katanya, kekurangan tersebut masih bisa diatasi rekan-rekan guru launnya, termasuk saya sendiri sebagai kepala UPTD bisa mengisi jam pelajaran tersebut sehingga tidak ada waktu belajar yang kosong," ungkapnya.

Intinya, jumlah guru saat ini 14 orang, terdiri 4 PNS, 4 tenaga paruh waktu dan selebihnya adalah P3K dan pegawai sekolah.

Agaknya, figur Andi Indar selaku kepala UPTD di sekolah ini cukup disenangi banyak warga, terutama orangtua siswa dan bahkan bawahannya sendiri.

Bahri misalnya, sebagai pegawai di  sekolah ini menilai keberadaan Andi Indar bertugas sangat tepat dan banyak dipuji warga, terutama orangtua siswa

"Saya sebagai bawahan langsung dari beliau sudah merasa seperti orangtua sendiri, bukan semata bawahan dan atasan tetapi lebih dari itu beliau tidak hanya membina kita tetapi juga mengayomi dan mendidik kita seperti anak sendiri", jelas Bahri dengan mimik serius.

Jurnalis:
Andi Baso Ishak

0 Komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - KOMPAK NUSANTARA