Breaking News

Wabup Buka Seminar Literasi Media, AMWI Hadirkan 391 Kepsek TK Paud Dihari Pertama.

BONE, KOMPAK NUSANTARA .COM – Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, secara resmi membuka Seminar Literasi Media yang digelar Aliansi Media dan Wartawan Indonesia (AMWI) di Aula Lamellong, Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu pagi (7/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting kolaborasi antara insan pers dan dunia pendidikan dalam membangun budaya literasi informasi yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.

Ketua AMWI, Dedi Hamzah didampingi Sekretarisnya Edy Suspi.AB, SH menegaskan bahwa derasnya arus informasi digital saat ini menuntut kemampuan literasi media yang kuat, bahkan sejak usia dini. 
Menurutnya, tidak semua informasi yang beredar di ruang digital layak dikonsumsi tanpa penyaringan.

“Seminar ini kami gelar untuk meningkatkan kemampuan literasi media sejak usia dini, karena arus informasi digital saat ini sangat deras dan tidak semuanya layak dikonsumsi tanpa penyaringan,” ujar Dedi Hamzah.
Ia menambahkan, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga memiliki peran edukatif dalam membentuk pola pikir dan karakter generasi muda dalam menyikapi informasi.

“Kami ingin mendorong kolaborasi nyata antara insan pers dan sekolah agar budaya literasi media tumbuh kuat di lingkungan pendidikan,” kata Pimpinan Redaksi Kabarbone.com tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menekankan bahwa pers memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah. Media, kata dia, berperan strategis dalam menyebarkan informasi yang benar, mendidik, serta membangun kesadaran publik, termasuk di sektor pendidikan.

“Peran pers dalam membangun daerah sangat besar. Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi masyarakat, termasuk bagi dunia pendidikan. Media adalah mitra produktif pemerintah," tegasnya.

Wabup Andi Akmal juga mendorong agar kemitraan antara pers dan satuan pendidikan terus diperkuat, khususnya dalam program literasi media. 

Hal ini penting untuk membantu pelajar mengenali informasi yang valid, menghindari hoaks, serta menggunakan media digital secara bijak dan produktif.

“Literasi media perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak kita mampu memilah informasi yang benar, tidak mudah terpengaruh hoaks, dan bisa memanfaatkan media secara positif. Kemitraan antara pers dan satuan pendidikan harus terus diperkuat untuk menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang PAUD dan PNF/Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasna, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan seminar literasi media tersebut. 

Ia menilai literasi media merupakan kompetensi penting yang perlu ditanamkan secara bertahap di semua jenjang pendidikan.

“Kegiatan literasi media sangat relevan diterapkan di semua jenjang pendidikan karena menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan informasi di era digital,” ungkapnya.

Seminar Literasi Media AMWI dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Februari 2026. Hari pertama diikuti peserta tingkat TK/PAUD, hari kedua tingkat SD, dan hari terakhir tingkat SMP.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan media, cara menyaring informasi, etika bermedia digital, hingga keamanan dalam menggunakan media sosial.

Hadir sebagai pemateri antara lain Anwar Marjan selaku Direktur Bugiswarta.com, Dosen Pascasarjana Uncapi Bone Dr. Syarifuddin Yusmar, M.Pd, Kepala Bidang PAUD dan PNF/Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Hj. Andi Rasna, serta Kanit Tipikor Polres Bone AKP Sirajuddin. SH, MH. (Suspi )

0 Komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - KOMPAK NUSANTARA