Breaking News

Koordinasi Pemkab, Perpadi, Petani, dan Bulog Wujudkan Panen Tertib, Harga Jelas.

Sidrap, Kompak Nusantara.com -- Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar rapat koordinasi bersama Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi), petani, dan Bulog, Kamis (5/2/2026) malam. 

Rapat dipimpin langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif di Aula Saromase Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.

Pertemuan ini membahas penguatan tata niaga gabah dan beras, mekanisme pembelian gabah petani, serta target serapan Bulog pada musim tanam 2025/2026, guna menjaga stabilitas harga dan melindungi pendapatan petani.
Hadir dalam rapat tersebut Ketua DPRD Sidrap Tahyuddin Masse, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Ketua Perpadi Sidrap Hasnawi, Ketua KTNA Sidrap Abdul Samad, Pimpinan Bulog Cabang Sidrap, perwakilan Polres Sidrap, dan perwakilan Dandim 1420 Sidrap.

Rapat koordinasi menghasilkan sejumlah kesepakatan penting untuk musim tanam 2026, yakni:

1. Timbangan wajib dikalibrasi.
2. Timbangan disiapkan oleh kelompok tani.
3. Panen dilakukan di atas pukul 10.00 Wita.
4. Panen dilaksanakan saat umur tanaman telah memenuhi syarat.
5. Potongan pada kondisi cuaca normal maksimal 2 kg; jika kondisi tidak normal dibicarakan dengan pedagang.
6. Harga gabah disepakati pada kisaran Rp6.500–Rp6.800 per kilogram.

Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan kesepakatan ini bertujuan menciptakan keadilan bagi petani dan kepastian bagi pelaku usaha.

“Kita ingin petani terlindungi, harga stabil, dan serapan Bulog optimal. Semua pihak harus jalan seiring,” ujarnya.

Ia juga mengajak unsur pemerintah, TNI, dan Polri terus melakukan pendampingan kepada petani di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Syaharuddin menyampaikan capaian pertanian Sidrap sebagai hasil dari kerja bersama.

Produksi padi Gabah Kering Panen (GKP) Sidrap pada 2025 tercatat 679.772 ton, naik 129.464 ton dibandingkan 2024 yang sebesar 534.355 ton.

Harga rata-rata GKP juga meningkat dari Rp4.800 per kilogram pada 2024 menjadi Rp6.800 per kilogram pada 2025. Sementara nilai ekonomi produksi naik dari Rp2,56 triliun menjadi Rp4,62 triliun.

Adapun produksi beras Sidrap tahun 2025 mencapai 326.933 ton, meningkat 69.937 ton atau 27,21 persen dari 2024.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Mari terus kita tingkatkan produksi demi mendukung swasembada pangan nasional sesuai harapan Presiden. Ini momentum besar bagi kesejahteraan masyarakat Sidrap,” ucap Syaharuddin Alrif.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Staf Ahli Bidang Pembangunan Sudarmin, Kadis Kominfo Mahluddin, Kepala Bapenda Muhammad Rohady Ramadhan, Kadis TPHPKP Ibrahim beserta jajaran, Kadis PMD P3A Andi Surya Praja Hadiningrat, dan Kadisdagrin Muhammad Fajri Salman.

Tampak pula Kabag Tata Pemerintahan Fandy Anshary, Kabag Perekonomian dan SDA Muhammad Haris Alimin, para camat, BPP, PPL, gapoktan, petani, serta undangan lainnya.

0 Komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - KOMPAK NUSANTARA