Selayar, Kompak Nusantara.com -- Kunjungan rombongan secara mendadak pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Kep. Selayar ini disaksikan oleh masyarakat yang sedang mengantri untuk membeli BBM di APMS PT. Tanri Jaya Utama pada hari Rabu 3 Desember 2025. sekitar pukul 10.00 WITA.
Andi Sofyan, ST selaku petugas tera dari bidang perdagangan Disperindag Kab. Kep. Selayar mulai melakukan pengukuran/tera ulang di mesin nossel penjualan BBM jenis pertalite, dengan mengeluarkan sejumlah 1 liter BBM jenis pertalite melalui mesin nossel dan mengukur pada alat tera hasilnya menampakkan ukuran cukup bahkan melewati kurang lebih satu garis diatas 1 liter. pada alat ukur/tera.
Demikian juga ketika menggunakan alat ukur yang berkapasitas 20 liter juga memperlihatkan hasil yang cukup (dalam bahasa tera "toleransi")
Selanjutnya beralih ke mesin nossel penjualan BBM jenis solar mengeluarkan 1 liter melalui mesin nossel dan mengukur pada alat tera dan hasilnya cukup ukuran 1 liter berada pada garis 1 liter pada alat ukur/tera, demikian pula saat diukur dengan melalui alat ukur 20 liter hasilnya juga cukup.
Berikut beralih ke mesin nossel penjualan BBM jenis pertamax petugas tera mengeluarkan 1 liter pertamax dari mesin nossel lalu diukur melalui alat teta dan volumenya cukup malah melampaui dua garis diatas satu liter, demikian pula saat diukur melalui alat yg berkapasitas 20 liter memperlihatkan ukuran volumenya cukup, artinya ketiga mesin alat penjualan BBM pada APMS PT. Tanri Jaya Utama yang berlokasi di Jl. Veteran Benteng Selayar masih dalam keadaan wajar.
Hasil pengukuran,/tera dari nossel APMS Tanri Jaya Utama sesuai hadil tera melalui alat tera kapasitas 20 liter masih sekitar dibawah min 15, sedangkan batas toleransi min 5
Salah seorang konsumen A. Amir yang sedang berada ditempat mengantri BBM jenis pertalite kepada media ini bahwa selama membeli BBM di APMS ini belum ada keluhan masalah takaran BMM yang dibelinya.
Andi Sofyan ST selaku petugas tera dari Disperindag Kab. Kep. Selayar di selah mengadakan teta menjelaskan bahwa kami dari pihak Dinas Perindag diminta atau tidak diminta siap turun mengadakan tera bila ada keluhan atau laporan dari masyarakat.
Agus sebagai penanggung jawab penjualan BBM di APMS Tanri Jaya Utama kepada media ini menyatakan bahwa mesin kami ini dioperasikan dengan sistim komputer, jadi sangat tidak mungkin bagi kami untuk mengutak atik mesin, apalagi mesin nossel diamankan pakai segel. ( NALAWAPA.)

0 Komentar