Enrekang, Kompak Nusantara.com --
Sejalan dengan Visi dan Misi Bupati dan wakil bupati Enrekang yakni " Enrekang lebih Sejahtera untuk Semua " .
Saat ditemui Kompak Nusantara di ruang kerjanya menanyakan Misi pendidikan, Plt, dinas pendidikan Enrekang Erik mengatakan, Ada 2 Misi bidang pendidikan, pertama adalah mewujudkan kwalitas SDM yang unggul.
Kata Erik, Dalam mewujudkan Misi pertama ini pemerintah daerah berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan daerah.
Menurut Erik untuk menyukseskan kwalitas sumber daya manusia unggul, maka obyek pertam yang harus di Sentuh adalah pendidikan.
Dikatakan, pendidikan bisa hebat kalau gurunya lebih dahulu hebat.
Untuk itu yang kami lakukan adalah pemeratan guru dari daerah terpencil sampai di perkotaan.
Tidak boleh lagi ada guru bertumpuk di kota tapi harus di distribusikan kedesa-desa sesuai kebutuhan.
Plt Dinas pendidikan Enrekang Erik menegaskan, beberapa tahun kedepan tidak ada lagi penerimaan guru, mengingat Enrekang sudah kelebihan guru.
Lanjut Erik mengatakan, Misi ke dua pendidikan di Enrekang adalah masalah kesejahteraan guru,
Erik mengungkapkan, tahun 2O24, selama 3 bulan dana sertifikasi guru belum diterima sedangkan dana tersebut sudah ditransfer oleh pusat, tapi tidak sampai kepada guru bersangkutan, kasihan guru kita.
Ditanyakan media kompak Nusantara mengenai Jumlah nominal dana sertifikasi guru, Erik mengatakan, Jumlah keseluruhan sekitar 40 milyar.
Kemudian ada juga komponen tambahan gaji ke 13, 14 selama satu bulan belum juga terbayarkan kepada para guru.
Untuk menanggulangi dana sertifikasi dan komponen tambahan gaji 13 dan 14 tersebut, pemerintah daerah akan mengusahakan secara bertahap menyesuaikan kondisi fiskal.
Mengenai pembenahan fisik prasarana dan sarana sekolah, tahun 2026 hingga priode 5 tahun bupati dan wakil bupati, berkomitmen semua sekolah sudah tersentuh./Hafid

0 Komentar