Jeneponto,Kompak Nusantara Com-
DDP DMI Kabupaten Jeneponto yang diwakili Wakil Ketua 1 .Dr. H. Abdul Majid bersama Ketua Bidang dakwah dan Ukhhuwwah Sahiruddin P, S. Pd.I., MM Sekretaris Umum H. Khaeruddin palalo, S. Ag., MM Wakil Sekertaris M. Syahrir, S. Pd., MM dan rombongannya, didampingi Camat Tarowang, Kepala KUA Kec. Tarowang, Danramil Batang Tarowang arungkeke yang diwakili Babinsa Tarowang, Kepala Puskesmas Tarowang, melantik pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Tarowang periode 2025 - 2030 kurang lebih 60 orang di aula Kantor Camat Tarowang. (Selasa, 18/11/2025).
Ketua panitia pelaksana pelantikan pengurus DMI Kecamatan Tarowang Abdul Rahman Karim menyampaikan bahwa Dewan Masjid Indonesia (DMI) adalah merupakan organisasi kemasyarakatan dan wahana komunikasi pengelola masjid untuk melaksanakan gerakan dakwa, serta menjadikan masjid sebagai pusat kegisatan pembinaan aqidah, ibadah, akhlak, ukhuwah, keterampilan dan kesejahteraan umat. Tema kegiatan ini adalah “Optimalisasi para Dewan Masjid Indonesia (DMI) Dalam Penguatan Kelembagaan Masjid, Pemberdayaan Ekonomi dan Persatuan Umat Memakmurkan Masjid Menuju Jeneponto Bahagia”.
Ketua DMI Kecamatan Tarowang Drs. Abdul Salam dalam sambutannya menyampaikan bahwa semoga dengan adanya DMI Kec. Tarowang, masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah akan tetapi lebih dari tiu bisa untuk pendidikan, peningkatan ekonomi umat dan kegiatan keagmaan lainnya. Diharapkan juga agar masjid mengaktifkan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) agar dapat meningkatkan ekonomi umat. Semua itu ketua tidak bisa lakukan sendiritetapi perlu kerjasama yang baik antar pengurus.
Wakil Ketua 1. DMI Kabupaten Jeneponto Dr. H. Majid Badaruddin, M. Ag dalam sambutannya menyatakan bahwa masjid harus selalu terbuka setiasp saat jangan sampai bila sudah melaksanakan shalat 5 waktu masjid ditutup kembali. Pengurus masjid dalam bekerja Harus menanamkan dalam sanubarinya sikaf ketulusan dan keikhlasan.
Camat Tarowang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dewan Masjid Indonesia (DMI) memiliki relevansi yang kuat dan berperan penting dalam mempromosikan serta mengeimplementasikan moderasi beragama di Indonesia. Peran ini didasarkan pasa posisi startegi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
pewarta: Iskandar lewa/AR

0 Komentar