Ticker

6/recent/ticker-posts

Diduga Oknum Partai Intervensi Selesksi Anggota Calon Bawaslu Kabupaten Kota,, Ada Apa❓




MAKASSAR, Kompak Nusantara.com -- Aroma tidak sedap sudah mulai terhembus sejak  di umumkannya hasil Tes Cat dan  psiko tes,  beberapa kali tertunda, lalu begitu diumumkan Zona I ,III dan IV, justeru tertunda lagi satu Zona yakni Zona II, 


sejak Gelaran pelaksanaan rekrutmen Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan, Salah satu Anggota Tim Sel menyampaikan kalau hasil tes Cat dan Psiko langsung dikirim ke Jakarta, melihat seringnya tertunda pengumuman tahapan dua belas besar, sangat menimbulkan ke khawatiran yang dalam termasuk 
ketidakadilan atas keputusan Itu hingga menuju enam besar yang akan di umumkan sesuai Jadwal Pengumuman Tes Wawancara dan Tes kesehatan  di empat Zona. 25 Juli 2023.


Menjelang diumumkannya tes Kesehatan dan tes wawancara Dalam proses tahapan seleksi Bawaslu Sulsel menuju Enam besar, memunculkan Aroma tidak sedap dengan adanya dugaan oknum DPD PDIP Sulsel turut mengatur melemahkan kapasitas timsel hingga potensi hasil dari rekrutmen komisioner bawaslu kabupaten kota akan menghasilkam kwalitas yang jauh dari cita cita harapan Pemilu yaitu Penyelenggara yang tidak berintegritas.



Hal tersebut muncul saat  beberapa aktivis daerah di salah satu warkop berkumpul di kota Makassar diantaranya  Asrudi Mantum HMI Cabang Barru, menurutnya, opini ini sudah tercium sejak pengumuman hasil menuju Duabelas Besar.


Indikasi dugaan cawe cawe oknum partai PDIP Sulsel, yang berpotensi mencoreng Nama Partai Besutan Putri Presiden pertama Republik Indonesia. Semakin kencang terhembus pada diskusi ruang aktivis,ungkap Aktivis Kesatuan Barru 


Asrudi sangat Berharap mudah-mudahan ini hanya dugaan, namun ketika benar bahwa ada cawe cawe dari oknum pengurus DPD PDIP Sulsel merasuki keputusan Tim Sel hingga tak mampu berlaku Jujur, "maka kami akan mengecam para aktor intelektual yang mencoba mencoreng Demokrasi Indonesia dengan melahirkan para penyelenggara yang tidak berintegritas,"tutupnya


Komentar Lain yang di Lontarkan masyarakat  Barru Kadir sangat menyayangkan Lolosnya mantan anggota KPU  Masdar  masuk 12 Besar, karena telah diJatuhi Sanksi pelanggaran oleh DKPP, hingga tidak dapat lagi masuk anggota KPU periode kedua,


 Justeru seleksi Bawaslu meloloskan masuk Duabelas besar, "Semoga TimSel Bawaslu dapat menjadikan pertimbangan menuju Enam Besar," Kesal Kadir.

Jurnalis: Malik

Editor : Sri Indah Wahyuni 

Posting Komentar

0 Komentar