Ticker

6/recent/ticker-posts

Plt Kadis Tanaman PHP, "Genjot Produksi Beras Renking Ke Lima " Secara Nasional Tahun 2022




BONE, KOMPAK NUSANTARA ONLINE - PLT Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kab. Bone H.Andi Asman Sulaeman, S.Sos, M.Si menggelar Sosialisasi Pengembangan dan Perluasan Areal Tanam padi serta peningkatan Indeks Pertanaman (IP), khususnya di kegiatan budidaya padi IP 400 di tahun 2022.

Kegiatan ini dipimpin langsung  PLt. Kadis TPHP  H.Andi Arman Sulaeman,  yang dihadiri UPT Penyuluh pertanian kecamatan dan koordinator penyuluh kecamatan di aula kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan.



Andi Asman saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan akan menggenjot produksi beras untuk masuk kategori renking ke lima secara nasional tahun 2022, kegiatan ini merupakan program nasional yang baru pertama kali di Sulsel dan kab. Bone yang pertama akan melakukan uji coba  program IP 400 ini 

"Uji coba  program IP400 ini dari 27 kecamatan di kab. kami telah siapkan 25 hingga 3000 dari 14.000 hektar per CDK /PBB dimana nantinya kita melakukan 4 kali panen dalam setahun " Ujar Andi Asman 

Kadis Ketapang Bone  yang juga sebagai PLT Kadis TPHP itu  mengatakan IP400 merupakan program nasional  dalam cara menanamnya ada 3 cara yaitu 1.Dengan cara culik yaitu ada tanaman di pindahkan atau diangkat , 2. Dengan cara Dapok ,yaitu ditanam dekat rumah disemen depan rumah pakai talang, 3.Kerjasama dengan perusahaan yang menyediakan bibit melalui bantuan KUR.



Lebih jauh Andi Asman menyampaikan Melalui uji coba Program Indeks  Penanaman.(IP) 400 dengan jangka waktu benih hanya maksimal  82 hingga 90 hari,  di musim tanam pertama atau MT1ditarget maximal 90 hingga 100 hari . 2. MT2 target 80 hari , 3 . MT3 Tetap  80hari karena Jedah hanya 35 hari 360 hari

Terkait hasil produksinya nanti, tentu ada bibit tersendiri yang kita dorong termasuk tahan kekeringan contoh Mekongga,Cakra buana 

"Yang jelas dari 25 hingga 3 ribu hektar lahan pertanian yang disiapkan untuk uji coba progam IP 400 berada di daerah irigasi yang air irigasinya tersedia sepanjang tahun karena sistim tanam itu tidak mengenal cuaca rata rata bagaimana sumber air itu ada ," kata Andi Asman Sulaeman 

Dirinya berharap  melalui program IP400 semoga petani bisa betul betul menerimanya dapat melaksanakan dengan baik biar lebih meningkatkan produksinya begitu pula seluruh penyuluh ditekankan  selalu melakukan pendampingan (Suspi/red)


Editor : Sri Indah Wahyuni

Posting Komentar

0 Komentar