Ticker

6/recent/ticker-posts

LSM Gerak Indonesia Cabang Bone Temukan Pelaksanaan Pembangunan Infrastrutur SMK Negeri di Bone Terbengkalai




BONE, KOMPAK NUSANTARA ONLINE -- Proses pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur 2 SMk di Kabupaten Bone ditemukan terbengkalai dimana pihak kontraktor pelaksana dari CV. Bintang Pasarai tidak menyelesaikan pekerjaannya dengan baik hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Dari hasil Pantauan tim gabungan Wartawan Kompak Nusantara dan LSM Gerak Indonesia Cabang Bone di SMK Beg 2 Bone Dan SMK Neg 4 Bone proses pelaksanaan pembangunan seharusnya dirampungkan pada Tanggal 15 Desember 2021 berdasarkan data yang tercantum di papan proyek SMK Neg 2 Bone.




Khusus di SMK Neg 2 Bone proses pembangunan infrastruktur Perpustakaan yang menelan anggaran sebesar Rp.242.521.220,95 dan Pembangunan Laboratorium yang anggarannya sebesar Rp.245.812.394,07 belum dapat difungsikan.

Menurut Kepala SMK Neg.2 Bone Suhaeni saat dikonfirmasi diruang kerjanya menyampaikan jika bangunan tersebut belum dapat digunakan berhubung proses penyerahan kepihak kami belum dilakukan berhubung pintu Bangunan belum terpasang." Akhir-akhir ini kontraktor dan tukangnya tidak pernah muncul lagi untuk merampungkan pekerjaannya yang tersisa " Paparnya sembari menyerahkan foto Papan Proyek yang kini sudah raib dan tidak terpasang lagi.



Temuan tim gabungan investigasi juga menemukan pembangunan infrastruktur lainnya yang terbengkalai di SMK Negeri 4 Bone yang terletak di Desa Corawali Kecamatan Barebbo dimana kontraktor pelaksana yang juga dari pihak CV. Bintang Pasarai tidak mengemban amanah dengan baik.


 Dimana satu unit ruang praktek juga tidak dirampungkan sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan, dan bahkan ironisnya Papan Proyekpun sudah tidak terpasang lagi ditempat, dan hak ini dapat diduga koka pihak Kontraktor berupaya menghilangkan jejak pertanggung jawabannya.


Saat Kepala UPT SMK Neg.4 Bone A.Faisal,S.Pd,M.Pd dikonfirmasi lewat telpon Cellulernya menyampaikan "anggaran Pembangunan Ruang Praktek siswa sebesar 600 juta lebih, dan hingga saat ini gedung tersebut belum dapat difungsikan berhubung pihak kontraktor belum merampungkan bangunan tersebut " Ungkapnya.




Terkait Proses pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur kedua SMK tersebut Sekretaris LSM Gerak Indonesia Cabang Bone Zainal Mufti angkat bicara bila dirinya sebenarnya telah mendapat informasi bila proses pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bone yang diduga terbengkalai .


Lanjut Enal ada 3 SMK, termasuk diantaranya SMK Negeri 8 Bone yan terletak di Kecamatan Ajangale, " Untuk sementara kami bersama tim baru sempat mengunjungi Dua SMK dan insya Allah untuk SMK Neg.8 Bone akan segera kami kunjungi, berhubung hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan insya Allah temuan ini akan kami kaji untuk kami tindak lanjuti,",Ungkapnya.


Hal yang sama diutarakan Ketua LSM Gerak Cabang Bone Edy Suspi, AB. SH menuturkan bahwa Terbengkalainya proses pembangunan infrastruktur 3 SMK Negeri di Bone tersebut ini tidak boleh dibiarkan karena dapat merugikan negara, " Baiknya pihak yang berkompeten akan hal ini tidak tinggal diam dan segera mengambil tindakan atas apa tang telah di lakukan oleh pihak Kontraktor pelaksana.


Guna mendapat kejelasan yang akurat Tim Investigasi telah berupaya melakukan konfirmasi ke pihak CV. Bintang Pasarai lewat Whatshap telpon Cellulernya, namun hingga saat ini belum ada respon terkait Pelaksanaan proyek Pembangunam tersebut.( Tim/ red)


Editor : Sri Indah Wahyuni

Posting Komentar

0 Komentar