Breaking News

Peluncuran Dokumenter Reka Pangan : Teknik Pengawetan Pangan Lokal Masyarakat Bugis


Bone, Kompak Nusantara.com -- Pada 18 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan peluncuran film dokumenter bertajuk teknik pengawetan pangan lokal masyarakat Bugis, sebuah karya audio-visual yang mengangkat kekayaan pengetahuan tradisional masyarakat Bugis dalam mengolah dan mengawetkan bahan pangan. Dokumenter ini merekam empat teknik pengawetan pangan khas, yaitu bale tapa, bale dempo, dempo utti, dan kaloko pao, yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat pesisir dan pedesaan di tanah Bugis. 
Dokumenter ini merupakan hasil proses produksi selama tiga hari pada awal Agustus 2026, yang melibatkan sejumlah aktor, narasumber, dan informan dari berbagai daerah, termasuk penjelasan mendalam dari Ibu Andi Martang, seorang pelaku tradisi yang telah puluhan tahun menekuni praktik pengawetan pangan tradisional. 

Melalui penuturannya, penonton diajak menyelami tidak hanya sisi teknis dari proses pengasapan, pengasinan, pengeringan, dan pengasaman, tetapi juga kisah hidup dan perjuangan di balik profesi yang telah diwariskan turun-temurun tersebut.

Kegiatan peluncuran berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama diisi dengan workshop pembuatan zine dan pembacaan puisi, memberi ruang ekspresi kreatif bagi peserta untuk merespons tema pangan dan tradisi lokal melalui medium yang personal. 
Sesi kedua menghadirkan penayangan dokumenter yang dilanjutkan dengan diskusi publik, dipandu oleh moderator Asmar Hidayat, S.Pd, bersama dua narasumber, yaitu A. Nadia Mughsita Sani, S.Pi., M.Si, dosen perikanan yang mengulas aspek keilmuan di balik teknik pengawetan pangan tradisional, dan A. Muslim Fahreza, S.S, pegiat literasi Kabupaten Bone yang menyoroti pentingnya pendokumentasian budaya sebagai upaya pewarisan pengetahuan kepada generasi muda.

Inisiatif ini lahir dari keresahan bersama akan semakin pudarnya minat generasi muda terhadap pengetahuan tradisional di tengah gempuran pangan modern. Melalui pendekatan dokumenter, penyelenggara berharap dapat menghadirkan pengetahuan lokal ini dengan cara yang lebih dekat, menarik, dan mudah diakses oleh publik luas, sekaligus membuka ruang dialog lintas generasi mengenai pentingnya menjaga ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. 

 
Dokumenter ini rencananya akan terus disebarluaskan melalui berbagai kanal digital agar dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas, sekaligus menjadi arsip pengetahuan kolektif yang dapat dipelajari dan dirujuk oleh generasi mendatang. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dari upaya berkelanjutan dalam mendokumentasikan dan melestarikan berbagai kearifan lokal masyarakat Bugis yang masih tersebar di berbagai wilayah.

Jurnalis : Suspi

0 Komentar

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - KOMPAK NUSANTARA