Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemerintah kecamatan Malua Enrekang akan mencanangkan aksi perubahan " Gen Mammesa "




ENREKANG, KOMPAK NUSANTARA.COM --Pemerintah dan masyarakat serta BPD desa Dulang melaksanakan rapat penentuan usulan program kerja 2024, yang dituangkan dalam RKPdes 2024, dikantor desa 25/9/23.

Kepala desa Dulang Yahya.S.pd mengatakan, pertemuan ini untuk menentukan atau memilah usulan masyarakat yang benar-benar prioritas yang di sesuaikan dengan plapon anggaran APBDes 2024.

Dikatakan, program kita 2024 masuk terdapat Kegiatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas aparat, pengurus Bumdes, dan peningkatan SDM generasi muda, begitu juga peningkatan sektor keagamaan.

Kata kades Yahya untuk fisik banyak usulan diantara jalan tani, jalan lingku ngan, juga usulan pembangunan jalan menuju kedesa Tanpo, serta drainase untuk rananya Pemda Enrekang tapi tetap kami usulkan.

Sementara itu camat Malua Hariyanto, S.Tp mengatakan, khusus mencari solusi sektor kebersihan lingkungan, terkhusus pengelolaan sampah, pemerintah kecamatan Malua sudah membuat suatu program aksi perubahan yang diberi nama " Gen Mammesa " gerakan masyarakat mandiri mengelola sampah.

Lanjut Camat Hariyanto mengatakan, untuk menyukseskan aksi perobahan " Gen Mammesa " ini akan dibentuk tim  pengelol sampah yang sangat berperan adalah rumah tangga, dasa wisma dan generasi muda, mengumpul sampah, memilah/memisahkan jenis sampah organis sampah residu, pelaatik bekas dan bermacam sampah.

Dan selanjutnya bisa diolah menjadi pupuk kompos/ organik, dan sampah pelastik bisa diolah menjadi tas geresek, tas pelasetik, dan bungah pelastik ini kan bisa dijual, contoh di daerah Bali, bentuk Bank sampah, atau Usaha Bumdes.

Dikatakan, untuk memulai Aksi perubahan melalui kegiatan Gen Mammesa, ada 2 desa dan 1 kelurahan yakni desa Buntu Batuan, Rante Mario dan kelurahan Malua akan dijadikan percontohan, kalau desa Dulang siap, akan diikutkan pelatihan besok di Dinas kebersihan dan lingkungan hidup Enrekang.

Jurnalis :/Hafid

Editor : Sri Indah Wahyuni 

Posting Komentar

0 Komentar