Ticker

6/recent/ticker-posts

Orientasi TPK, Pemkab Sinjai Target Prevalensi Stunting Tahun 2024 (17,52 persen)




SINJAI,Kompak-nusantara.com--Pertemuan Orientasi TPK yang dirangkaikan dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC IPeKB Kabupaten Sinjai, sekaligus penandatanganan MOU antara AKBID Megabuana Sinjai dengan pemerintah daerah dan pencanangan Kampung KB Mandiri se-Kabupaten Sinjai.

Orientasi ini bertempat di Gedung lertemuan, Jumat September 2023. Hadir Sekretaris Daerah, Kepala perwakilan BKKBN Provinsi, wakil Bupati, Komandan Kodim 1424, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua pengadilan negeri, para OPD, ketua DPD IPeKB Sul-Sel, pengadilan agama, Ketua tim penggerak PKK, para Camat se-Kab. Sinjai, Para Keoala Desa/Lurah se-Kabupaten Sinjai, Kepala Puskesmas, Penyuluh dan tim pendamping.

Dalam sambutan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) salah satu upaya pencegahan stunting berbasis keluarga yang melibatkan unsur masyarakat di Desa dan Kelurahan adalah dengn dibentuknya Tim Pendamping Keluarga (TPK),  yang terdiri dati Bidan, kader PKK dan kader KB.

Tim pendamping keluarga merupakan  ujung tombak dan kunci keberhasilan  pencegahan dan percepatan penurunan stunting, dimana tugas tim  pendamping keluarga diantasanya adalah memastikan sasaran keluarga yang akan didampingi melakukan pendampingan kepada keluarga beresiko stunting dan memberikan rujukan apabila diperlujan.


Pada tahun 2021, angka prevalensi stunting Kab. Sinjai berada pada kategori tinggi yaitu 30,1 persen berada di atas angka prevalensi stunting Provinsi Sul-Sel tahun 2021 (27,4 persen) dan tahun 2022 (27,2 persen), sehjngga Kabupaten Sinjai ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten prioritas pencegahan dan penurunan stunting tahun 2023.

Oleh karena itu pemerintah Kab. Sinjai telah menetapkan target prevalensi stunting pada tahun 2024 sebesar (17,52 persen).

Sebagaimana diketahui bahwa angka stunting masih tinggi olehnya itu peran penyuluh KB diharapkan lebih meningkatkan intervensi penggerakannya di lapangan dan bekerjasama dengan stakeholder untuk melakukan upaya percepatan penurunan stunting.
Selanjutnya dengan terbentuknya pengurus baru DPC IPeKB diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan dannpeningkatan kompetensi sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan SDM melalui program bangga kencana.

Ada 200 tim percepatan penurunan stunting yang tersebar di Desa dan Kelurahan. Selamat kepada seluruh pengurus IPeKB yang terpilih Bupati berharap dapat menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Jurnalis: Bakhtiar



Editor : Sri Indah Wahyuni 

Posting Komentar

0 Komentar