Ticker

6/recent/ticker-posts

Sambut 78 Tahun Kemerdekaan RI, Bupati Ilham Azikin dan Ratusan Pecinta Kendaraan Klasik Pawai Bantaeng Berkibar

 




BANTAENG, KOMPAK NUSANTARA.COM --- Bersama Bupati Bantaeng Ilham Azikin, ratusan pengendara roda dua dan roda empat pecinta kendaraan tua atau klasik berbagai merk meramaikan Pawai Bantaeng Berkibar, Selasa (15/8). Semua kendaraan diberi atribut bendera merah putih dalam rangka memeriahkan dan memperingati 78 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rute pawai start di Lapangan Hitam Pantai Seruni selanjutnya mengelilingi kota Bantaeng dan kemudian finish di Lapangan Hitam Pantai Seruni. Bupati Bantaeng sendiri mengendarai vespa tuanya menelusuri jalan di kota Bantaeng.

Ketua Panitia Semarak Kemerdekaan Bantaeng Berkibar Subhan mengatakan, ratusan pecinta kendaraan klasik itu hadir dan meramaikan dengan berdasarkan keinginan sendiri untuk ikut dalam pawai.

"Ratusan pecinta kendaraan klasik hadir dengan keinginan sendiri untuk ikut pawai mereka laporan ke panitia jadi kita fasilitasi. Kendaraanya ada vespa, mobil Jeep dan mobil sedan klasik dan rata-rata mobil tua," kata dia.

Lebih lanjut, sebagai Ketua Panitia Subhan sangat bangga dan bersyukur dengan kegiatan tersebut. "Kegiatan ini usulan teman-teman komunitas kita cuman memberikan wadah mereka untuk pawai dan alhamdulillah ternyata luar biasa animo dari semua peserta, ucapan terima kasih dari panitia," kata dia.

Sementara itu, Bupati Bantaeng Ilham Azikin  mengatakan, semarak 78 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan oleh komunitas vespa, jeep dan beberapa elemen yang ada di kabupaten Bantaeng melaksanakan pawai merah putih.

"Tentu ini menjadi cermin solidaritas kebersamaan kita di Kabupaten Bantaeng yang mau memaknai kemerdekaan dengan sebaik-baiknya. Melaksanakan pawai tentu juga menjadi bagian untuk mengajak masyarakat bahwa hari ini kita menikmati merdeka dan kita punya tanggung jawab untuk memaknai dan mengisi kemerdekaan dengan tebaran kebaikan di Kabupaten Bantaeng," kata dia. 

Jurnalis : Agus

Editor : Sri Indah Wahyuni 

Posting Komentar

0 Komentar