Ticker

6/recent/ticker-posts

Bantuan Hibah Program Pemerintah Daerah Lewat Instansi PDAM.





Bantaeng, Kompak Nusantara.com -- awal mula masyarakat tidak merestui adanya air bersih akan di lewatkan melalui pipa untuk perusahaan dari sini muncul modus program air bersih yang akan di berikan untuk masyarakat.


 berjalan ada kesepaatan lewat instruksi penyampaian bahwah apabila masyarakat menyetujui akan adanya air bersih yang akan di arahkan ke perusahaan juga di area marina BEC.


maka masyarakat akan mendapatkan meteran yang mana masyarakat yang berpenghasilan rendah anggapan masyarakat karna tidak ada sebelumnya penyampaian lewat negosiasi bahwa air juga meteran akan di bayar pada hal program tersebut adalah.


BANTUAN HIBAH, untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah maka layak di berikan atau mendapatkan dari program hibah air bersih anggaran tahun 2019.


yang menjadi dilema perusahaan tersebut lupa bahwa akan berdampak perdebatan jika masyarakat tidak faham dari apa yang di programkan pemerintah, termasuk tanah yang di lewati pipa atau instalasi antara rumah kerumah warga itu gak masyarakat di luar dugaan pihak instansi PDAM juga pigak SWASTA nerobos saja tanpa ada persetujuan masyarakat yang punya hak atas tanah bangunan tersebut .


pihak dinas PDAM BANTAENG. harus hati hati menjalankan program yang sudah ber ulang ulan di atas namakan masyarakat lalu tanpa sadar modus di dalamnya adalah bisnis yang secara tidak langsung mematikan dengan secara pelan pelan warga masyarakat.

ini katanya perintah dari kepala dinas PDAM BANTAENG. bahwa semua yang menunggak atau tidak membayar .
CABUT METERAN AIR.


yang milik PDAM, kebetulan atas nama HAMRAH. yang mendapatkan dari bantuan hibah untuk air bersih dari NEGARA 
yang lucu awal tidak ada penyampaian bahwa yang mendapatkan atau tercantum namanya di dalam program air bersih lewat PDAM BANTAENG.
yang di berikan oleh NEGARA untuk rakyat yang kategori yang berpenghasilan rendah maka layak mendapatkan bantuan tersebut.

namun kenyataan oknum oknum pemangku kepentingan tidak menyadari bahwa tas tindakan dari kebijakannya keliru kalau lewat PENCABUTAN METERAN, akan berdampak dari apa yang sudah menjadi hak masyarakat .

Jurnalis : Agus


Editor : Sri Indah Wahyuni 

Posting Komentar

0 Komentar