Ticker

6/recent/ticker-posts

Lindungi Aset Peternak, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa, Mendorong Masyarakat Ikut Program AUTS




SINJAI, Kompak Nusantara Online--

Program Asuransi Usaha Ternak AUTS yang di laksanakan oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), mendorong peternak sapi untuk ikut serta dalam program Asuransi Usaha Ternak Sapi, sekitar Rp, 1,5 miliar klaim berhasil di bayarkan kepada peternak oleh Perusahan Asuransi selama setahun.

Bupati Sinjai mengatakan komitmen untuk terus mendorong agar peternak ikut program tersebut untuk memberikan rasa aman bagi peternak, pelaksanaan program ini karena manfaatnya sangat terasa di tengah masyarakat terbukti melindungi aset peternak, sebab mereka tak perlu khawatir terhadap masalah yang muncul ketika ingin beternak sapi.

Misalnya sapi mati atau kecurian, maka perusahan asuransi akan membayarkan klaim kepada peternak, untuk pendaftaran program AUTS ini, jumlah premi yang harus di bayar setiap tahun sebesar Rp, 200 ribu.

Namun pemerintah pusat telah mensubsidi sebesar Rp,165 ribu, sementara Bupati ASA juga menyiapkan anggaran untuk membayar sisa premi sebesar Rp, 40 ribu, sehingga peternak tidak di bebankan biaya premi.

Bupati berkomitmen membantu peternak sapi agar mereka merasa aman, nyaman dan tenang karena sapinya sudah masuk program asuransi, ungkap lulusan Megister Monash University Australia, ini Sabtu, 15/01/22.

Berdasarkan data yang di himpun dari Dinas Peternakan (DPKH) Kabupaten Sinjai, jumlah sapi yang di klaim pada tahun 2021 sebanyak 171 ekor sapi, terdiri dari 24 ekor sapi potong dengan jumlah klaim Rp, 119,8 juta.

Adapum jumlah kematian sebanyak 142 ekor, mati bangkai dengan jumlah klaim Rp, 1,4 miliar, dan 5 ekor sapi akibat kecurian, dengan jumlah klaim Rp, 35 juta, sehingga total klaim yang di bayarkan selama setahun sebesar Rp, 1,5 miliar.

Inilah kelebihan dari asuransi peternak tidak mengalami kerugian karena tetap mendapat klaim yang bisa di gunakan beternak kembali," urainya.

Selain itu dia berharap, melalui program ini dapat menggairahkan perekonomian masyarakat, sehingga pendapatan mereka bisa meningkat yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat, terlebih lagi usaha peternak sapi bisa bertahan dalam kondisi apapun, termasuk di masa pandemi Covid-19.

Kepala DPKH Sinjai Burhanuddin menambahkan, bahwa AUTS ini telah di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Shingga kesadaran mereka untuk menansuransikan ternak sapinya terus menunjukkan tren positif.

Terbukti jumlah jumlah sapi yang preminya yang di tanggung oleh Pemkab Sinjai berjumlah 3,540 ekor, namun jumlah ternak yang terdaftar dalam setahun sebanyak 8,249 ekor sapi.

Di atas 3,540 ekor itu preminya dibayar sendiri oleh peternak, Rp, 40 ribu pertahun, ini memang menguntungkan karena mereka mendapat klaim jika sapinya mengalami masalah," ungkanya. (Sumber Humas Sinjai), (Iar/Red).



Editor : Sri Indah Wahyuni

Posting Komentar

0 Komentar