Ticker

6/recent/ticker-posts

Lagi-Lagi CV.Bintang Pasarai Terbengkalaikan Pembangunan Infrastruktur SMK Di Bone



Bone, Kompak Nusantara Online--
Kondisi yang sama Proses pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur 2  SMK Negeri Sebelumnya  di Kabupaten Bone Juga ditemukan Tim Investigasi Gabungan LSM Gerak Indonesia Cabang Bone terhadap Proses Pelaksanaan Pembangunan Gedung Laboratorium Komputer SMK Neg.8 Bone yang terletak Di Desa Welado Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone Sulsel

Dimana  Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur yang menelan anggaran sebesar Rp.240,950,370.36 juga dalam kondisi terbengkalai oleh pihak kontraktor pelaksana dari CV. Bintang Pasarai berasal dari Kabupaten Bantaeng tersebut tidak menyelesaikan pekerjaannya dengan baik hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Kepala SMK Neg 8 Bone Gusnawati saat dikonfirmasi lewat Telpon Cellurernya mengutarakan bila Proses Pembangunan Lab Computer disekolahnya belum Finishing oleh pihak kontraktor termasuk tiang yang ada belum pelasteran, lantai belum rampung semua, serta pintu belum terpasang, " Tukang yang mengerjakan bangunan meninggalkan pekerjaannya sejak 31 Desember 2021." Ungkapnya.



Dalam Keterangan Persnya Sekretaris LSM Gerak Indonesia Cabang Bone Zainal Mufti mengutarakan bila sudah tiga SMK Negeri di Kabupaten Bone ditemukan pelaksanaan pembangunan Infrastruktur yang diterbengkalaikan  kontraktor asal Kabupaten Bantaeng tersebut yakni SMK Neg 2 Bone Dan SMK Neg 4 Bone dan SMK Neg. 8 Bone." Jumlah Alokasi anggaran dari tiga sekolah tersebut mencapai kurang lebih 1,3 Milyar Rupiah, dan hal ini tidaklah boleh dibiarkan begitu saja, dan harapan kami agar pihak berwajib atau instansi terkait segera Mengambil tundakan tegas, terhadap kontraktor Pelaksana, demi menyelamatkan kerugian Negara," Ungkapnya.

Terkait temuan tersebut Edy Suspi,AB. SH Ketua LSM Gerak Indonesia Cabang Bone menuturkan jika temuan ini akan kami tindak lanjuti, termasuk melakukan koordinasi lanjut dengan pihak terkait, termasuk diantaranya dengan pihak aparat penegak hukum " Sebagai wujud tindak lanjut, jika rincian dugaan kerugian sudah jelas, maka kami akan melapor secara resmi, " Pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan Pihak dari CV Bintang Pasarai Belum memberikan jawaban, meskipun pihak Wartawan telah berapa kali menghubungi dua Nomor Telpon Cellulernya.(Enal/Red)




Editor : Sri Indah Wahyuni

Posting Komentar

0 Komentar