Ticker

6/recent/ticker-posts

UPT Penyuluh Pertanian Gelar Monev Daerah Irigasi Program IPDMIP Tahun 2021.




BONE, KOMPAK NUSANTARA ONLINE -- Kepala Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Akifah Akhsa, SP, M.Si menggelar Monitoring Evaluasi Program IPDMIP tahun 2021 terkait saluran Irigasi pertanian yang dihadiri Kabid Infraswil Bappeda Bone Andi Supriyadi, S.Hut, M.Si, Kabid SDA Sutamin, SP, M.Si, Kepala UPT dan TPM/KTPM Bone yang dilaknakan dikantor BPP Tanete Riattang Timur, Rabu 17 November 2021.

Kepala UPT PP Akifah Akhsa mengatakan Monev ini dilaksanakan untuk Sarana prasarana pertanian terkait irigasi tersier, SL dan  pengaruh SL dilapangan untuk Kelompok Petani sangat bermanfaat "namun dana bantuan tahun 2021 tersedia di Dinas Pertanian sebesar Rp 5 M sementara yang baru terserap baru 1,5 M,"tutur Akifah




A.Supryadi mengatakan, 3 KPIU  ini harus ada konsultasi yakni Bappeda, SDA & BK dan Dinas TPH pasalnya Kabupaten Bone termasuk luas lahan yang paling besar di Asia tenggara, Program IPDMIP masuk di Bone untuk membangun dan mengelola saluran Irigasi pertanian namun pengelolaannya adalah Petani namun Pemerintah telah menyiapkan pelatihannya, tanaman padi butuh kelembaban sawah bukan semata air.

Lanjut A.Supryadi, Cita-cita IPDMIP, mampu terbangun swasembada pangan dengan tujuan kesejahteraan petani, kita punya Daerah Irigasi 224 hanya mampu memperbaiki 8 Irigasi di Bone sementara petani kita cukup banyak, diharap para penyuluh untuk mentransfer ilmu kepada petani.

Masih kata A.Supryadi, Masuknya SL bertujuan untuk belajar ilmu petani dan dinilai berhasil namun diharapkan fokus pada intervensi 8 program IPDMIP tahun 2021 dan Pogram IPDMIP untuk dijaga dengan baik.





Sutamin, mengatakan, 3 OPD harus bersinergi dengan baik dengan tujuan program IPDMIP harus sukses untuk kepentingan petani , pemenuhan air terlalu panjang dan sangat jauh sehingga tidak terlalu optimal yakni DI Toddang Jompi Desa Liliriawang Kec Bengo.

Masih kata Sutamin, mengatakan Perda Irigasi sudah ada namun KOMIR ini mau dibesarkan untuk kebutuhan pertanian pasalnya Daerah Irigasi terluas di Indonesia baik Pusat, Provinsi dan Kabupaten.( Suspi/red )

Editor : Sri Indah Wahyuni

Posting Komentar

0 Komentar